Membuat Kandang Kambing yang Baik

Kandang KambingAda Beberapa Jenis Kandang Kambing yang sering kita Lihat di Lingkungan Sekitar, Ada Kandang Kambing yang hanya Berupa Bangunan Tempelan yang Kumuh, ada yang Panggung dengan lantai bambu, ada juga yang mengunakan reng untuk lantainya.

Kandang Kambing pada dasarnya akan Mempengaruhi Kesehatan Kambing, Kandang Kambing yang kotor, kumuh serta sembarangan akan berdampak buruk terhadap Kambing – kambing kita. Berikut Faktor-faktor yang Harus di Perhatikan dalam Membuat Kandang Untuk Kambing.

1.  Ukuran Kandang, Tentu saja dapat kita sesuaikan dengan jumlah Kambing yang akan kita pelihara, berikut standar nya.

Untuk indukan yang akan melahirkan atau indukan dengan anaknya 120 cm x 120 cm

Untuk pejantan Sebagai Keturunan (Kusus) 100 cm x 120 cm

Untuk Pejantan dalam proses Pengemukan 50 cm x 100 cm

 

2.  Sirkulasi UdaraKandang Kambing, Haruslah Tidak Tertutup Secara Keseluruhan, yang baik adalah ada Celah untuk Tempat Sirkulasi udara.

Untuk kambing Jenis Kacang dan Rambon jarak kerapatan atar kayu bisa di buat max. 15 cm (Kambing Tidak bisa Keluar dan Menghemat Bahan Kayu).

Untuk Kambing Etawa, atau Kambing dengan Jenis yang tidak Tahan dengan Kondisi Dingin, untuk Bagian Dinding Jarak Dari Lantai sampai 50cm di Buat Rapat, Selanjutnya Bisa DIberi Jarak 15 cm Seperti di atas. Tujuanya Agar saat Kambing Tidur, tidak Langsung Terpapar Angin.

 

3.  Lantai Kandang Kambing, Untuk Lantai Kandang Biasanya untuk Kandang didaerah dataran tinggi Mengunakan Jenis Kandang Panggung, namun untuk Masyarakat yang tingal didataran rendah biasanya Mengunakan Kandang dengan alas Tanah.

Lantai Kandang Panggung, bisa mengunakan Kayu Bambu yang di Belah 2, atau Kayu Reng dengan harga Paling Murah. Jangan Khawatir Lantai akan Cepat rapuh. Kenyataanya, Lantai kayu Kandang jika sudah di Tingali Kambing akan tahan terhadap Pelapukan (Anti Rayap) hanya saja Paku (Besi) Akan mudah Berkarat dan patah.

Lantai Kandang Tanah, Sebaiknya Lantai kandang di Timbun dan dipadatkan Agar Lebih Tinggi dari Tanah di luar Kandang, Sehinga jika hujan air tidak mengalir Masuk ke Kandang. Lantai Kandang Bisa diberi Rumputan untuk Menutup kotorannya, Jadi setiap hari Kotoran di Tutupi oleh Rumput sehinga jika Kambing Tidur akan Nyaman dan tidak kotor dengan kotoranya sendiri. Resikonya Lantai Kandang akan Bertambah Tinggi, dan dalam Waktu 6 Bulan Bisa mencapai 50 cm Ketebalan Lantainya. Jika sudah terlalu tinggi kotoran bisa di Keluarkan (undang saja Pemborong Pupuk kandang untuk Membeli sekaligus membersihkanya) jadi tidak Cape dan tidak mengeluarkan biyaya namun dapet untung dari jual kotoran kan.

 

4.  Atap Kandang Kambing, juga harus diperhatikan, Sebaiknya Kandang Kambing diberi beberapa atap yang dapat tembus cahaya, Jika Mengunakan Seng atau Asbeb bisa diberi beberapa Asbes Mika, untuk Genteng Beri Beberapa Genteng Kaca. Hal ini berguna untuk Menjaga Kelembabpan Kandang. Jika Kandang tidak Terkena Cahaya Matahari akan Lembab dan itu akan Menjadi Sumber Penyakit Bagi Kambing – Kambing Kita.

 

5.  Tepat Pakan Kambing, dibuat Jangan Terlalu Pendek, karena Tempat Pakan akan Berpengaruh Kepada Postur Tubuh Kambing. Jika Pakan Terlalu Pendek Makan kambing akan menjadi Bungkuk ke depan, Jika Terlalu Tinggi Kambing Pun akan Kesulitan Makan Sehinga Sakit Karna Kekurangan Makan. Maka Tinggi Tempat Pakan dapat di Sesuaikan Dengan Tingi Rata-rata Kambing yang Kita Pelihara. Apabila Kandang kita gunakan Alas Tanah Tempat Pakan Bisa dibuat Lebih Tinggi untuk Mengantisipasi Ketika Kotoran di Kandang Sudah Tinggi. Sehingga Kambing Tetap Bisa Tumbuh Tegap.

 

Diatas mungkin hanya di jelaskan secara luas apa yang harus di penuhi dalam membuat kandang Kambing, Karna untuk Memulai Bisnis Beternak Kambing Tentu Saja Kandang Bukan Faktor utama yang akan Membuat Bisnis dan usaha Kita Berkembang.

Kenyataanya Banyak juga yang Memulai Bisnis Beternak Kambing dengan Biaya Investasi Perlengkapan yang sangat Lengkap dan Mewah tidak dapat melanjutkan Beroperasi Karna Faktor-faktor lain, Seperti Kesalahan dalam Merawat Kambing

Baca Juga :  Cara Memelihara Kambing Dengan Baik dan Benar.

 

Dan juga dari segi Pakan seperti Pakan Alternatif yang digunakan, alih – alih Mengoptimalkan Jumlah Populasi dengan Pengunaan Pakan Penganti Malah kambing- kambing kita menjadi kurus karna tidak Cocok dan Memakan Pakan yang sama sekali tidak Masuk Akal jika diberikan seperti Debog pisang, atau Jerami.

Baca Juga : Pakan Alternatif Pengganti Rumput Untuk Ternak Kambing.

 

Untuk Memulai kita bisa dengan Membuat Kandang yang Standart saja, jangan Terpaku untuk Membuat Standart yang terlalu Berlebihan Seperti Membuat Penampungan urine, Kandang dengan di cor tiangnya dll.  Kecuali, Bisnis kita sudah berjalan dan kita sudah mengenal Baik Ternak – ternak kita.

 

Semoga informasi ini dapat membantu sodara – soada sesama Peternak, Selamat Pagi, SIang, Sore, Petang, dan Pagi lagi.

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *